System Pemadam Kebakaran Dengan Pengabutan Air Bertekanan Tinggi Di Kapal

Mengenal Sistem Pemadam Kebakaran Dengan Pengabutan

Sistem pemadam kebakaran dengan mengabutkan air yang bertekanan tinggi ini dipasang untuk melindungi  semua sistem mesin2 penting kapal  di ruang mesin seperti ME. AE, Purifier, Boiler dll. Sistem ini bekerja dengan cara menyemburkan kabut/uap air dari nozle yang di pasang  di area tertentu di ruang mesin . Sistem ini tidak tergantung dengan sistem pemadam kebakaran tetap lainnya seperti foam atau CO2 sistem

Dibawah ini adalah daerah yang paling umum di lindundungi oleh sistem ini seperti :

  • Incinerator room
  • Auxiliary boiler room
  • Auxiliary generators
  • Main engine cylinder head platform
  • Purifier room
  • Inert gas generator room
  • Steering gear room

Bagaimana Cara Kerja nya

HP-mist-system

Air dari tangki air tawar Di sedot/dihisap  oleh pompa air bertekanan tinggi, dimana  kemudian  air bertekanan tinggi ini di alirkan melaui pipa2 kepada sistem sprinkler yang sudah di pasang di atas area penting di kamar mesin. Air dengan tekanan tinggi ini disuntikkan melalui nozzle khusus  dengan kisaran tekanan dari 4 sampai 10 MPa (tergantung pada desain sistem), yang dapat memecah tetesan air menjadi kabut halus.

Diameter rentang partikel kabut air dari 50 sampai 200 mm yang dapat meningkatkan efek api dan efisiensi sistem pemadaman. Jarak pengaturan antara setiap nozel juga sangat penting agar wilayah yang dicakup satu nozzle bisa maksimal, sehingga tidak ada ruang yang tersisa yang tidak disemprot di area di mana  terdapat api.

Setiap area ini diisolasi oleh katup2 yang dapat dibuka saat situasi darurat yang berhubungan dengan api. Sistem ini di jaga, agar selalu dalam keadaan siap siaga .

 

 

water-mist-over-generator

Sistem pemadam kebakaran MICROFOG   memiliki efek sebagai berikut:

  • Efek mendinginkan (pendinginan cepat dengan menguapkan panas laten)
  • Efek mengganti oksigen (mengganti udara dengan uap air yang dihasilkan dalam jumlah besar, dan penyerapan radiasi panas )
  • Efek mematikan (kabut mengambang membentuk dinding air)
  • Efek melenyapkan  asap (partikel asap mengambang yang terserap dan dilenyapkan oleh kabut air)

Prosedur operasi:

Sistem start pada panel kontrol utama harus selalu diatur ke AUTO & posisi MANUAL untuk menghidupkan secara otomatis. (Aktivasi otomatis dengan sistem alarm kebakaran hanya mungkin dalam mode ini.)

water-mist

Cara Menghidupkan

Cara Otomatis  : sistem pengabutan air akan secara otomatis di semburkan pada lokasi yang dilindungi sistem ini di mana api terdeteksi oleh sistem alarm kebakaran (baik asap detector dan panas detektor ), jika alarm terdengar dan terlihat, sistem  langsung aktip di area tersebut.

Cara Manual  : sistem pengabutan air ini dapat di jalankan dengan cara manual juga dari panel kontrol dan dari tempat tertentu/lokal point kapan saja diperlukan, tergantung pada sistem alarm kebakaran.

Kondisi berikut harus dipertahankan setiap saat untuk memastikan sistem ini selalu siap untuk operasi:

  • Kapasitas air yang cukup harus disimpan dalam tangki air tawar
  • Pastikan catu daya/sumber listrik  yang tersedia.
  • Alarm sistem kebakaran harus beroperasi.
  • Kran/katup untuk pembuangan dan pengujian harus tertutup.
  • Daerah di sekitar pompa pengabutan air harus bebas dari halangan.

Cara Menghentikan:

Setelah dapat konfirmasi  api sudah padam, sistem pemadaman ini dapat dihentikan secara manual dengan membatalkan sinyal dari sistem alarm kebakaran dan menekan tombol STOP pada panel kontrol atau lokal point. (sumber : marineinsight)

Comments

comments

loading...

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home3/baduy24/public_html/wp-content/plugins/wp-socializer/services/social_buttons.php on line 76