Starting Air System

Sistem Udara Start  Mesin Utama Kapal

Ini info buat  yang belum paham gimana cara kerja nya udara start, yang di gunakan untuk menggerakan  mesin kapal, walau keterangan kurang mendetail tapi lumayan lah mudah-mudah bagi yang belum paham sekarang jadi paham…bagi yang lebih paham bisa sumbang ilmu nya… : 😛 😆  ,

MANBWK108ME-CPada mesin induk/utama diatas kapal, baik diesel 4-tak maupun 2-tak,  digunakan udara bertekanan untuk menghidupkannya, udara ini dihasilkan dari kompressor udara yang kemudian ditampung di tabung/bejana udara (air reservoir). Tekanan kerja untuk udara start ini dimulai dari tekanan 25 – 30 bar.

Menurut peraturan  SOLAS, bahwa untuk mesin yang digerakkan langsung tanpa reduction gear (gear box) harus dapat distart minimal 12 kali tanpa mengisi lagi, sedangkan untuk mesin -mesin dengan gear box dapat distart 6 kali.

Kompresor  bisa di jalankan secara auto atau manual, dan pada kompressor maupun tabung udara ini dilengkapi juga dengan katup pengaman(safety Valve) untuk mencegah terjadinya kelebihan tekanan berlebihan akibat human error maupun salah satu sistemnya yang error.

Bagian – bagian utama dari penataan udara start dan fungsinya masing-masing :

  1. tabung  udara (air reservoir) berfungsi sebagai tabung pengumpul udara.
  2. Main starting valve berfungsi sebagai katup penyalur untuk pembagi ke masing – masing cylinder head dan penyalur udara untuk start.
  3. Distributor valve berfungsi sebagai pembagi pada katup udara start (air starting valve) yang bekerja menggunakan plunger.
  4. Air starting valve berfungsi sebagai katup supply udara di cylinder head untuk menggerakkan piston kebawah pada saat langkah expansi (baik pada mesin diesel 4 tak maupun 2 tak)

Prinsip kerjanya

Air starting valve diagramUntuk start engine baik pada saat kapal berangkat ataupun saat olah gerak, dilaksanakan sebagai berikut :

Saat Udara bertekanan dialirkan dari tabung udara, selanjut nya distributor valve menggerakan plunyer untuk  bekerja maka udara ini langsung menekan piston melalui air starting valve di cylinder head. Jadi udara tersebut melaksanakan kerja parallel, disamping mengatur ke distributor valve sekaligus untuk udara start mendorong piston kebawah pada tekanan minimal 7 bar sesuai tekanan dalam botol angin.

Udara dari bejana udara minimal 17 kg/cm2 (17 bar) karena bila tekanan udara dibawahnya, maka udara tersebut tidak mampu menekan piston kebawah. Katup tekan di bejana udara dibuka penuh, maka udara akan keluar ke main starting valve. Setelah udara tersebut direduksi tekanannya hingga ±9- 10 bar.

Kesimpulan

  1. Untuk membuka air starting valve menggunakan udara reduksi yang mengatur distributor valve.
  2. Setelah air starting valve terbuka, maka udara start dengan tekanan sesuai pada tekanan kerja dibotol angina masuk silinder motor melalui air starting valve yang terbuka untuk mendorong piston kebawah (TMB), sehingga mesin dapat dijalankan. (ON).  bisa juga simak   video diagram  air starting system   disini

Comments

comments

loading...

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home3/baduy24/public_html/wp-content/plugins/wp-socializer/services/social_buttons.php on line 76