Safety First

pelaut.imgBulan Oktober kemarin ada cerita dari tetangga sebelah, katanya di kapal temanya (harbor Tug)  terjadi kecelakaan yang menimpa seorang kapten,  cerita singkatnya, katanya si kapten ketika saat itu sedang kerja bersama kru nya membetulkan pender yang keluar dari posisinya,  saat itu sang kapten berdiri luar gangway di bibir kapal mengawasi posisi pender sambil memberikan aba aba kepada kru nya yang  sedang menarik pender mengunakan capstan.

Mungkin karena kurang memperhitungkan kekuatan  tali/tambang yang di gunakan untuk menarik, akibatnya tali tersebut putus dan menghantam muka sang kapiten,  sehingga  kapten ini langsung  jatuh ke dalam air, sayang nya dia tidak memakai jaket pelampung sehingga ketika jatuh langsung tenggelam, setelah di lakukan pencariang panjang oleh tim rescue setempat, jenazah nya baru di ketemukan besok hari nya, cerita yang amat tragis memang.

Dalam dunia kerja kita dilaut  kecelakaan tampa kita hendaki dan sadari bisa terjadi kapan dan dimana saja dan juga bisa menimpa siapa saja termasuk kita,  tak ada  yang bisa mencegah suatu petaka, selain hanya bisa berusaha  membuat yang terbaik dan meminimalisir resiko agar suatu pekerjaan yang kita lakukan tidak menimbulkan suatu korban.

Kita hanya bisa berdoa dan berupaya mencegah agar kecelakaan tidak menimpa kita, selebih nya kita serahkan pada sang pencipta, dalam suatu musibah kita hanya bisa mengambil hikmahnya….karena dalam segala musibah pasti juga selalu ada hikmahnya.

Jangan Anggap Sepele Pekerjaan Apapun

Untuk menciptakan kondisi yang aman, nyaman dalam lingkup area kerja, maka  semua perusahaan membuat standar operasional  prosedur atau SOP (standard operating procedure ) untuk para karyawan nya, SOP memiliki beberapa Bagian, salah satu dari prosedur itu adalah, langkah langkah apa saja yang harus  yang kita harus lakukan sebelum kita melakukan suatu pekerjaan, baik pekerjaan ringan maupun yang berisko tinggi, karena   tidak ada pekerjaan yang tak berisiko, semua pekerjaan memiliki resiko, cuma aja  resiko nya berbeda, ada yang  kecil atau  besar. Baca juga ini akibat menganggap sepele

Membuka baut pun yang kita anggap sepele, malah ada yang bilang bisa buka sambil merem..!!!…ternyata juga beresiko, lah kalo  ngebuka nya  sembrono, tidak hati hati,  ini juga  bisa juga menimbulkan celaka, misal nya  :  “saking napsu nya ngebuka baut pake tenaga samson,,,padahal tidak semua baut memiliki kekuatan sama, akibatnya bautnya patah atau pas kunci pas nya selip karena udeh dol, karena tenaga yang belebihan, gaya dorong tersebut bisa bikin  kepala kejedot …benda keras di depan kita atau tangan terluka…terkena sesuatu, terkilir dll .

Ini ada beberapa  pekerjaan di kapal yang bisa menimbulkan kecekaan dan korban jiwa.

1. Mengelas

mengelas

Mengelas baik itu memakai las listrik atau acetilyn kalo kita tidak berhati hati dan tidak mengikuti safety procedure,  bisa menimbulkan petaka kecil maupun besar yang bisa memakan korban jiwa. Sudah banyak cerita tentang Tanki/kapal meledak yang di akibat kan dari api las, bisa cari di internet berita  cerita kapal yang meledak atau kebakaran karena di akibat kan api las ini. Untuk menghindari petaka yang bisa timbul maka ikuti/lakukan step prosedur milik perusahaan sebelum pekerjaan pengelasan tersebut di lakukan pastikan segalanya sudah safety.

2. Bunker

bunker-bahan-bakar

Pada saat Bunker Bahan Bakar atau  air,  ini jangan di anggap sepele , Selain bisa menyebabkan pencemaran, Bunker apapun juga bisa menimbulkan bencana, misalnya  pencemaran, selang lepas atau bocor,  lebih lebih  jika selang tidak terpasang dengan baik dan tidak di beri pengaman dengan mengikat selang tersebut dengan tambang, karena jika selang ini lepas akibat tekanan pompa yang tinggi, dan di dekat nya ada enginer/oiler/AB..maka selang yang bergerak liar bisa saja menghamtam mereka. Sebelum bunker Ikuti dan isi Check list prosedur bunker dari perusaahan, siapkan alat safety equipement yang diperlukan

3. Pekerjaan Dalam Tanki

tank cleaning

Pekerjaan dalam tanki adalah pekerjaan berisiko tinggi, orang bisa jatuh karena kondisi dalam tanki licin dan gelap, bisa juga keracunan gas jika di dalamnya masih ada sisa gas yang tertinggal, maka pekerjaan tanki  apapun jika pekerjaan ini harus segera di kerjakan, pastikan dulu tanki tersebut sudah benar benar aman untuk di masuki, tidak lagi mengandung gas, minim oksigen dan sebaginya. Siapkan lampu penerangan karena bekerja dalam kondisi gelap sangat berbahaya. Ikuti  safety prosedur cara membersihkan tanki yang sudah di buat oleh perusahaan. ada info lain

4. Overhaul

overhaul_main_engine

overhaul mesin kecil maupun besar kita harus tetap berhati hati ,  apalgi kalo cuaca nya laut tidak bersahabat. siapkan lah sesuatunya yang kita butuhkan sebelum mulai overhaul dan pastikan segalanya aman, waspada lah dengan area sekitar kita bekerja. karena kalo kita overhaul engine biasanya lantai kamar mesin menjadi licin akibat ceceran oli kotor dari bagian bagian mesin, kita bisa saja terpeset dan jatuh dan lain sebagainya. di kapal kapal besar untuk mengganti klep yang bocor pada main engine walau di tengah lalu wajib di lakukan ,demi mencegah akibat yang lebih patal dan ini tidak mengenal cuaca, ketika meng angkat silender head, pake chainblock…ayunan akibat ombak bisa mengakibat kecelakaan jika tidak di lakukan dengan hati-hati. ataw jari yang tergencet bagian mesin/blok mesin sering terjadi.

5. Pekerjaan Listrik

kesetrum-listrik

Pekerjaan listrik adalah high risk jobs…sudah banyak korban yang jatuh akibat tersengat aliran listrik jadi waspada lah, saat merepair atau mengecek sesuatu yang berhungan dengan listrik, gunakan tag khusus dan segel khusus breaker atau switch..untuk sumber power listrik tersebut,  sehingga orang lain tau sedang ada perbaikan pada sistem, alat tersebut.  karena bisa saja ketika electrisian sedang mengecek blower/fan…ada kru lain yang tau kita sedang bekerja,  langsung meng ” ON” power nya, hemm akibatnya sudah dapat kita tebak,

6. Mooring

mooring

Mooring bisa menyebakan jari tangan terputus akibat terjepit tambang, dan bisa membuat patah tulang patah sampai korban jiwa, jika tali tambang tersebut putus dan menghamtam kita. jadi selalu waspada lah

7. Bekerja di Ketinggian

cat-lambung-kapal

Bekerja di ketinggian macam macam, bisa sedang mengecat lambung kapal, di atas bridge, memperbaiki lampu yang putus, mengecek mesin crane atau melumasi sling nya, juga saat membersihakan sampah di pinggir palka sehabis muat kargo dan  lain ,lainnya. Inga..inga…bahaya mengancang di mana saja… So jangan bekerja sendiri di ketinggian bawalah seorang assisten untuk menjaga dan membantu, gunakan tali pengaman untuk jaga jaga. observasi dulu area kita akan mulai kerja. Pakai pengaman yang di perlukan.

8. Muat dan Bongkar Kargo

crane-platform

Kalo kita kerja di kapal supply. kapal ini sering memuat aneka macam kargo untuk di kirim kekapal lain atau  ke platform, kadang kadang sebalik nya muat barang dari kapal lain atau platform, nah pada saat muat, bongkar  atau transfer kargo ini, biasanya di angkat menggunakan crane. Angin yang bertiup dan alunan ombak yang kecilpun kadang bisa membuat kabel sling ini berayun ayun kesana kemari…atau putus…. kalo kita kurang waspada bisa saja celaka menyapa kita dan wassalam… jadi lebih baik waspada lah.

Sebenarnya masih banyak lagi, pekerjaan pekerjaan yang loker pelaut tulis di atas hanya sebagian dari pekerjaan yang harus selalu kita waspadai. Intinya ikuti selalu prosedur SOP dari perusahaan sebelum kita mulai melakukan suatu pekerjaan yang beresiko fatal, gunakan selalu PPE ( Personal Protective Equipement ),  soalnya kebanyakan dari kita kita kadang ada aza yang malas pake safeti shoes karena sayang buat di bawa pulang nanti.., males make helm karena berat di kepala, males pake jacket pelampung karena ribet bikin susah gerak…he..he..he dan lain sebagainya.

Begitu aza sedikit info dari loker pelaut mohon sorri kalo tulisannya terasa kurang mnggigit…(tikus kali ya)..dan kurang lengkap. mungkin ada temen lain nya yang bisa melenkapi?silahkan. …tulisan ini juga bukan tuk menggurui nih..Ini cuma sekedar  info aza untuk temen temen pelaut, untuk saling mengingatkan karena kita kerja jauh jauh kerja kan bukan untuk nothing…tapi demi kelurga…dan bukan cari celaka..atau duka jadi mendingan lebih baik safety first deh…..soalnya ada pacar atau anak istri yang sedang menunggu di rumah..akhirnya semua keputusan tetap ada di tangan temen temen, mau selamet atau tidak …semoga bermanfaat. thx sudah mampir.

 

 

 

Comments

comments

loading...

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home3/baduy24/public_html/wp-content/plugins/wp-socializer/services/social_buttons.php on line 76