Point Point Penting Untuk Efisiensi Turbocharger

ABB-A100-L20Turbocharger

ABB-A100-L20Turbocharger

Turbocharger adalah salah satu bagian yang terintegral pada mesin diesel, cara kerja nya dengan memanfaatkan tekanan gas buang untuk memutar bagian turbin, lalu bagian kompresor menghisap udara yang lalu di supply ke ruang pembakaran untuk meningkatkan efisiensi keseluruhan kinerja mesin. Bagian/sisi blower dan turbin (blower/turbine side) ini perlu perhatian yang sama saat melakukan prosedur pemeliharaan rutin

Sehingga seorang engineer, berkewajiban untuk selalu memantau kinerja turbocharger selama tugas jaga dan melakukan tindakan pengamanan jika di perlukan. Di bawah ini adalah sepuluh poin yang harus diperhatikan saat menangani turbocharger .

turbocharger_diagramjpg_1

Poin Poin Yang Harus di Lakukan :

1. Perhatikan Semua Parameter TurboCharger

parameter ini jelas, tapi perwira jaga kadang lupa untuk memeriksa parameter ini saat berkeliling mengecek permesinsn di kamar mesin. Beberapa poin penting pada saat mengecek turbocharger :

  • Speed of the turbocharger
  • Exhaust gas inlet and outlet temperatures
  • Cooling water inlet and outlet temperatures
  • Turbocharger lube oil pressure and temperature
  • Turbocharger lube oil level
  • Differential air pressure in manometer at the compressor side

2. Periksa Suara Yang di timbulkan Turbo Charger 

Suara adalah salah satu cara terbaik untuk mengidentifikasi masalah mesin. Setiap jenis suara dari turbocharger yang abnormal mengindikasikan adanya masalah di bagian reciprocating turbocharger. Selain itu, suara menjerit/melolong menunjukan chocked inlets atau udara yang mengarah ke turbocharger turun naik.

3. Periksa Getaran:

Pada saat engine runing full speed, putarannya turbocharger sangat tinggi. Bahkan, beberapa dari mereka mencapai kecepatan yang lebih tinggi daripada mesin lain di kapal, sehingga turbocharger ini, memiliki frekuensi getaran alami.
bracing (alat peredam getaran) dipasang di dekat turbocharger untuk mentransfer getaran ke struktur kapal. Jika kenaikan getaran tampak tidak normal, stop mesin, karena ada kemungkin penyebabnya adalah keausan pada bantalan/bearing, atau baut pondasi longgar. Tindakan ini di maksudkan untuk mencegah terjadi nya suatu kerusakan yang lebih parah.

4. Check Kebocoran Gas Buang:

Turbocharge berhubungan dengan gas buang yang memiliki suhu sangat tinggi. Inlet dan outlet yang menghubungkan pipa gas buang ke cerobong. jarak antara Kedua flange amat berdekatan. jadi hal ini penting agar dipastikan bahwa tidak ada kebocoran gas buang dari sisi ini, karena sedikit kebocoran dapat menyebabkan kebakaran atau asap tebal di dalam kamar mesin.

turbo_charger

5. Periksa Kebocoran Bak Oli (sump):

Pada turbocharger dengan bak oli terpisah, cek secara berkala level oil dan suhunya. Dalam beberapa kapal ada laporan kejadian kebocoran oli pada casing turbin side, dimana pada saat bocoran oli menyentuh hot spot (bagian paanas) pada body mesin dan gas buang, menyebabkan kebakaran di ruang mesin.

turboalimentadores_foto1gd

6. Filter Udara Masuk (air Intake):

Filter udara turbocharger, modelnya yang seperti jala  ini dibuat untuk mencegah/menghindari segala macam partikel, campuran udara berminyak dan lain lain yang dapat membuat rusak turbin kompresor. Disarankan untuk menempatkan air filter tambahan pada saringan turbocgharger untuk menyerap campuran udara berminyak, dimana filter tambahan amat mudah di bersihkan sesering mungkin. sedangkan saringan utama yang berbentuk jala kawat ini (The mesh filter) biasanya dibersihkan berdasarkan jam kerjanya sesuai petunjuk pada buku manual mesin, dan menggunakan zat kimia, dengan cara di rendam.

7. Pembersihan Turbocharger:

Bagian/sisi turbin dan kompresor turbocharger harus dibersihkan secara teratur sesuai rekomendasi pabrik pembuatnya. Pembersihan sisi turbin dan blower dilakukan untuk menghilangkan karbon, jelaga, dan kerak kerak akibat gas buang dan lainnya. Biasa nya ada tempat/lobang untuk memasukan cairan kimia pembersih untuk mencuci turbin/blower side.

main-engine- turbocharger -turbine

8. Soot Blow ( mengeluarkan/meniup jelaga ):

Kinerja turbocharger akan terpengaruh jika gasbuang yang berada setelah turbocharger dalam kondisi menumpuk (exhaust trunk and economizer). Kondisi ini kalo di biar kan dapat menyebabkan surging (turbocharger mendenging) atau bahkan kerusakan sudu turbin. Oleh karena itu dianjurkan untuk megeluarkan jelaga (soot blow/blow up) pada pipa gas buang boiler(economizer) setiap hari.

9. Distribusi tenaga mesin:

turbocharger digerakkan oleh gas buang hasil proses pembakaran di dalam silinder mesin. Mesin yang terdiri dari beberapa silinder ini, amatlah penting agar semua silinder memiliki kekuatan yang seimbang dan merata, karena jika salah satu silinder menghasilkan tenaga lebih atau kurang akibat gangguan fungsi pada katup bahan bakar, hal ini tentu bisa menyebabkan hentakan/surging pada sisi turbin (turbine side), oleh karena itu perawatan yang tepat harus diambil untuk menjamin pemerataan tenaga dari mesin ini.

10. Periksa/Check Clearance:

Turbo-charger-blade

Saat overhaul turbocharger untuk perbaikan, semua bagian penting dilakukan pengukuran (clearances) seperti pada casing dan blade tip , pengecekan “K” shaft value, untuk menentukan nilai kelurusan pada shaft, seal labirin yang dipasang antara impeller dan pelindung gas buang harus diukur.

Mungkin masih ada lagi tahapan yang harus di lakukan kalo kurang silahkan tambah kan and koreksi biar ilmu teman bermanfaat untuk yang lain, semoga info kecil bisa membantu teman teman  🙄 . (marineinsigth)

Comments

comments

loading...

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home3/baduy24/public_html/wp-content/plugins/wp-socializer/services/social_buttons.php on line 76