Begini Akibatnya Kalo Perwira Jaga Tertidur

Officer Ngantuk Kapal Kandas..

Image : nautinst.org

Image : nautinst.org

Dulu waktu loker pelaut sekolah, ada seorang dosen kalo lihat ada murid yang tertidur di kelas, selalu berteriak : “perwira jaga tidur !!! kapal oleng…kandas ! ”  ehh…ternyata setelah  berlayar kata kata nya itu emang fakta, akibanya bukan lagi oleng tapi lebih dari oleng, kapal bisa nabrak ataw kandas….dan tenggelam.

Telah banyak fakta di lapangan, banyaknya kecelakaan kapal laut, salah satunya penyebabnya, adalah akibat Human Error..siperwira ketiduran pas jaga…mungkin akibat kelelahan, kurang tidur atau karena pengaruh alkohol.

Ini Salah Satu Kecelakaan Yang Di Akibatkan  Perwira Jaga tidur Waktu Jaga,

Saat itu pagi hari, tapi cuacanya masih berbalut dalam kegelapan, sebuah kapal kontainer kecil berjalan dengan kecepatan sekitar 15 knot menggunakan autopilot dengan petugas jaga (OOW/officer on the watch) sebagai satu-satunya perwira jaga di anjungan.

Daya pandang/Visibilitas juga jelas, lalu lintas kapal juga tak ada, sehingga kapten memberikan instruksi untuk perwira jaga itu seorang diri saja jaga di anjungan, membawa kapalnya bergerak dalam kegelapan. Setelah Beberapa jam berjalan si perwira jaga mulai merasa ngantuk, sehingga ia mulai berjalan  mengelilingi ruang kemudi untuk menghilangkan kantuknya.

Setelah itu dia duduk di kursi di depan salah satu radar, dan yakin dirinya tidak akan tertidur, lokasi saat itu antara bouy nomor empat dan lima, dimana saat ia lelap tertidur.

seawall

Sekitar 40 sampai 50 menit kemudian, sekitar 4:40, ia tiba tiba terhentak bangun karena terhempas dari kursi oleh dampak sebuah tabrakan.  Ternyata kapal  menabrak dinding laut di sisi utara jembatan di dekatnya. Kapal itu tidak dilengkapi dengan bridge watch navigation alarm system (BWNAS) pada saat kecelakaan, ( bisa memiliki lebih dari satu unit)

Pelajaran yang bisa  di ambil dari kejadian ini

  • Jangan biarkan Perwira jaga sendirian, tugaskan  AB  sebagai assisten jaga untuk membantu si perwira yang jaga.
  • Hilangkan Rasa kantuk dengan berbagai cara, kalo sudah tak kuat lapor ke kapten/CO, biar di tugaskan seorang pengganti.
  • Miliki rasa tanggung jawab saat kita bertugas, demi keselamatan bersama.

Intinya meskipun di kapal  dibuat sistem jaga  tiga shiff, kelelahan dapat menimpa siapa pun orangnya jika waktu kerja tidak beraturan. Dalam banyak penelitian terbukti bahwa orang rata-rata membutuhkan tujuh hingga delapan jam tidur terus menerus agar bisa benar-benar kembali fresh. Bekerja dalam keadaan lelah setara dengan bekerja di bawah pengaruh alkohol.

Meskipun BNWAS adalah perangkat yang dapat membantu mencegah kecelakaan seperti di atas , tapi jangalah kita tergantung pada alat tersebut, solusi yang tepat adalah istirahat yang cukup untuk semua kru, untuk menghindari segala kemungkinan yang terjadi dalam tugas . sumber (marineinsight)

Perwira Jaga Tidur Kapal Kandas. img :nautinst

Perwira Jaga Tidur Kapal Kandas. img :nautinst

Comments

comments

0 0 0 0