Beberapa Efek Berbahaya “Udara Kotor” Bagi Mesin2 Di Kapal

Kualitas ini udara di kapal amat penting baik untuk awak kapal dan sistem pada mesin mesin nya. Sebagian besar sistem kapal menggunakan udara untuk operasi  atau untuk sistem sistem lainnya. Selain itu kualitas asupan udara bagi sistem mesin kapal memainkan peran utama dalam menentukan kinerja dan kriteria pemeliharaan  mesin.

Artikel ini adalah gambaran umum  tentang efek berbahaya  yang di akibatkan udara yang kotor terhadap sistem permesinan kapal :

1. Miskin Ventilasi Membayakan/merugikan Mesin:

Ventilasi kamar mesin adalah sumber pintu utama udara masuk bagi semua sistem mesin yang ada di dalamnya. Jika udara yang masuk adalah kualitas yang buruk, kinerja sistem mesin dapat sangat terpengaruh. Perhatian khusus harus diambil terutama saat dry dock saat dilakukan penbersihan lambung(sand blasting lambung) . Kewaspadaan juga harus diambil saat memuat kargo yang mengandung debu abrasif dimana Engine room fans akan menyedot udara yang mengandung debu ke dalam ruang mesin, perlu di ketahu partikel abrasif sangat berbahaya bagi turbocharger, kompresor udara dll

Mesin-utama-kamar-mesin

2. Pembakaran Mesin yang tidak sempurna:

Jika suhu udara masuk sangat rendah atau jika udara mengandung uap air, hal itu akan menyebabkan pembakaran yang buruk dan mengakibatkan polusi udara walaupun bagian bagian sistem injeksi bahan bakar mesin bekerja dengan sempurna.

3. Ledakan udara pada mesin utama:

kelebihan oil dalam tabung/botol udara (air reservoir) start akan ditransfer ke manifold sistem udara start, mesin utama,jika katup start udara ini bocor bisa menyebabkan ledakan, karena ini merupakan sumber panas yang power pul untuk melengkapi timbulnya segitiga api kebakaran.

4. Kinerja Compressor yang menurun:

Suhu panas atau udara masuk yang terkontaminasi dapat mengganggu kinerja kompresor dan menghasilkan tenaga kerja dan biaya perawatan yang berlebihan. Jika kelembaban, debu, atau adanya partikel lain yang bercampur pada udara masuk, kontaminasi tersebut dapat menyebar pada komponen bagian dalam dari kompresor seperti pada katup/valve, piston, impeller, rotor, dan vanes , yang pada akhirnya timbulnya ke keausan dini dan mengurangi kapasitas kerja kompresor. Maka perawatan air filter pada kompressor ini sangat perlu di perhatikan.

5. Kerusakan Turbocharger :

Turbocharger pada mesin utama, membantu menghisap udara dari atmosfer. Jika metode filtrasi dasar tidak dipelihara atau ketika kualitas udara masuk sangat buruk, kinerja turbocharger bisa menurun dan tidak maksimal dan selanjutnya bisa menimbulkan masalah mekanik pada bilah kompresor dan nozel . Selain itu, jika udara mengandung partikel abrasif, bahkan mungkin merusak atau menghancurkan sudu sudu turbin/turbin blade..

main-engine- turbocharger -turbine

6. Operasi Control Valves lambat/lemot :

Udara juga digunakan untuk mengoperasikan “kontrol valve” dalam berbagai sistem yang ada di ruang mesin seperti pada kontrol boiler, air jaket(water jacket), sistem pendingin air laut dll, Jika udara ini mengandung berbagai jenis kotoran, diafragma di dalam valve/klep akan terpengaruh, menyebabkannya macet dan lamban beroperasi

marineinsight.com

marineinsight.com

7. Sistem kontrol Mesin Yang bermasalah:

Sistem otomasi mesin utama terdiri dari sistem dengan kontrol elektro-pneumatik. Perintah diberikan dari kontrol room melalui sistem elektronik kemudian diubah menjadi sinyal pneumatik, dengan dukungan berbagai bagian bagian lainnya. Jika kualitas udara buruk (minyak pelumas, kelembaban udara, debu dll), respon sinyal ruang mesin menjadi error sehingga menyebabkan operasi tidak efisien, bahkan pada saat darurat dan kritis sewaktu kapal bermanuver .

marineinsight.com

marineinsight.com

8. Kegagalan Dari Sistem Keamanan:

Banyak sistem keselamatan pada kapal seperti kisi kisi cerobong ( funnel flaps) , fire dampers, quick closing valves dll di operasikan dengan udara. Jika kualitas udara pada sistem operasi ini/peralatan kurang atau sedikit, maka bisa mengakibatkan kondisi sistem peralatan ini memburuk yang bisa sangat berbahaya jika dalam kondisi/ situasi darurat.

9. Kerusakan pada indicator Gauge (alat pengukur) :

Alat pengukur Pneumatic digunakan dalam tank-tank untuk menjaga keamanan dalam pengoperasiannya. Biasanya transduser tekanan yang digunakan untuk sistem level pengukuran, kisaran tekanan udara nya dari 1 sampai 7 bar. Buruknya kualitas udara yang mengandung minyak dan debu dapat menyebabkan tingkat respon alat kontrol ini tidak menentu atau gagal menilai batasan level yang telah di seting/ditentukan.
( misal nya : kontrol tidak berpungsi pada level min atau max, atau berfungsi pada level yang salah).

level-gaugecapacita-tank-gauge-250x250images

 

10. Pembakaran yang tidak sempurna Dalam Boiler

Boiler di ruang mesin  menghasilkan uap – salah satu aspek yang penting untuk operasi mesin di kapal. Selama boiler hidup/ jalan, kontrol udara digunakan untuk memberikan sinyal. Jika udara yang digunakan untuk operasi ini adalah kotor/sedikit, maka pembakaran oleh burner sangat terpengaruh, pembakaran yang tidak sempurna ini menyebabkan asap hitam dan mengurangi kinerja boiler.

Begitulah efek dari udara kotor jika di konsumsi oleh sistem permesinan dan sistem kontrol di atas kapal,  efeck yang selanjut nya bisa mengakibatkan kerusakan dan kerugian yang lebih besar jika tidak di tangani segera mungkin.

Pada situasi seperti ini maka seorang engineer jaga di kapal harus mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan bahwa kualitas udara dipasok ke semua sistem mesin di kapal bersih dan aman.( sumber :marineinsigth)

Comments

comments

loading...

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home3/baduy24/public_html/wp-content/plugins/wp-socializer/services/social_buttons.php on line 76