7 Tekhnologi Untuk Mengurangi Konsumsi Bahan Bakar Bag. 2

5. Nose Job – Memodifikasi bulbous bow (hidung kapal) Kapal

Memodifikasi bulbous Bow kapal adalah cara yang efisien untuk mengurangi konsumsi bahan bakar kapal. Perusahaan seperti kelompok NYK dan Maersk line yang telah menggunakan teknik ini berhasil untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar pada kapal nya, bagian pertama bisa baca di sini

remodeling-0f-theships

NYK group telah membuat bulbous bow yang bisa menghemat energi pada kapal kontainer nya, dan menghasilkan  bukti pengurangan karbon dioksida (CO2) sampai 23 persen  dalam waktu lebih dari enam bulan, sedangkan kelompok Maersk mampu mengurangi biaya bahan bakar sekitar 8 persen. Kelompok Clipper juga bisa mendapatkan penghematan bahan bakar yang signifikan dengan memakai metode yang sama.

DNV juga melakukan studi yang komprehensif untuk mengembangkan bentuk bulbous bow baru yang dioptimalkan. Setelah dilakukan “perombakan hidung” di drydock, dan dilakukan pengukuran di kapal, menunjukkan hasil penurunan konsumsi bahan bakar hampir 1.000 ton per tahun.

New-Ship-Nose

Bulbous_Bow_NT

6. Fuel Oil Emulsion (FOE) Tekhnologi

Fuel Oil Emulsion (FOE) Tekhnologi adalah Solusi mencampur bahan bakar , yang dapat membuat pembakaran menjadi lebih baik dari pada bahan bakar yang tidak dimodifikasi,  pemakaian nya pun lebih irit, emisi juga lebih rendah dan membuat suhu mesin  lebih dingin sehingga dapat mengurangi dalam perawatan nya. Hal ini akan mengurangi penggunaan bahan bakar dan tingkat emisi serta memberikan penghematan keuangan yang berarti

Arahura-1

Sebuah percobaan yang dilakukan menunjukkan penurunan konsumsi bahan bakar dan emisi.

7. Tenaga Angin dan Solar

Energi angin dipandang sebagai salah satu sumber yang paling menjanjikan sebagai energi alternatif untuk kapal laut. Berbagai metode / teknologi telah dieksplorasi untuk memanfaatkan kekuatan dari energi angin.

Uji coba/sea trial dengan tekhnologi baru propulsi angin dilakukan oleh Norsepower, menghasilkan penghematan bahan bakar sebesar 2,6% menggunakan satu kecil Rotor Sail.

Selain itu juga, desain baru dari kapal ro-pax yang diluncurkan oleh Deltamarin memiliki enam rotor layar untuk mengurangi konsumsi bahan bakar.

Deltamarin

Teknologi lain bernama Auxialiary Sail Propulsion System (ASPS) oleh Windship Teknologi Ltd, dengan menggunakan teknologi layar yang tetap/fixed wing . Dalam sistem ini dua tiang tinggi 35 meter yang dipasang di deck kapal masing-masing memiliki tiga sayap aerodinamis

Windship-sail-power-concept

Tiang-tiang atau rig berputar secara otomatis untuk mengeksploitasi kekuatan angin pada saat itu, seperti kecepatan dan sudut dari perubahan angin, sistem ini menghasilkan lebih banyak tenaga yang memungkinkan dilakukan pengurangan tenaga mesin untuk mencapai kecepatan yang sama sehingga memaksimalkan penghematan bahan bakar. Bagian 1 baca di sini

Sama seperti energi angin, tenaga surya juga sedang luas dieksplorasi sebagai sumber energi alternatif di kapal. Eco Marine Power telah berhasil menyelesaikan uji coba solusi tenaga surya, yang sekarang akan segera dirilis untuk penggunaan komersial.

Terlepas dari teknologi dan metode yang disebutkan di atas, banyak penelitian juga sedang dilakukan seperti penelitian cat anti-fouling, perangkat lunak/sofwares tools dan mesin kapal dengan sedikit konsumsi bahan bakar. Baca juga rancangan kapal untuk masa depan

Diharapkan dengan kecepatan dan kemajuan teknologi, solusi yang menguntungkan dari segi peraturan lingkungan dan efisiensi energi lebih cepat di ciptakan.(sumber:marineinsight)

Catatan: Harap dicatat bahwa ini bukan daftar lengkap tapi hasil rangkuman percobaan yang baru pd industri perkapalan.

Comments

comments

loading...

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home3/baduy24/public_html/wp-content/plugins/wp-socializer/services/social_buttons.php on line 76